" Si Mantan Murid Ku




" Di Setubhi Mantan Murid Ku "   🌹



- Panggil saja nama ku "Novi" Aku seorang guru sekolah dasar di kabupaten 'M' di pulau jawa ini.....
Aku adalah seorang Ibu dari 2 org anak & kini aku berusia 40 tahun,

Kisah nya ini gara-gara mantan murid ku,
Si 'Enda' ini Tampak nya sejak di sekolah dulu, dia sudah sering memperhatikan tubuh ku yg padat berisi, perbuatan mesum itu telah kami lakukan, dan kenikmatan itu ingin aku bagikan di sini, waktu masih zaman si 'Enda' ini jadi murid ku,

Penampilan ku tak seperti sekarang, dulu rok dinas ku selalu pendek, garis lekuk tubuh ku tampak bila mengenakan pakaian yg ketat dan aku juga judes, mungkin itu jg menambah hasrat si 'Enda' untuk meniduri ku....

Kira-kira 1 tahun yg lalu saat usia ku hampir 39 tahun,  aku pergi ke kota "J"  untuk melihat keadaan anak ku yg lg kuliah di sana, dan aku menginap di kontrakan nya,

Hari kedua aku pergi berbelanja ke Mall  untuk kebutuhan anak ku, dan di saat aku sedang menunggu angkot untuk pulang, Aku mendengar ada yg memanggil nama ku,

"ibu novi......!!" dan dia mendekati ku,

"ibu pasti tidak ingat lagi dengan saya...!!!" kata nya dengan semangat....

"Maaf saya agak lupa2 ingat...." jawab ku bingung.....

"Saya 'Enda' bu....,murid ibu dulu... yg pernah menabrak ibu waktu ibu mau masuk kelas hingga ibu terjatuh...." sambil tertawa dia bicara...

"Ouuhh iya ....." Aku baru ingat,

Singkat cerita, dia mengantarkan aku pulang, waktu di perjalanan hari itu pun turun hujan, lalu dia mengajak ku ke suatu rumah....

"Rumah siapa ini nak....!!" aku bertanya dgn keadaan tubuh ku basah,

"ini kosan saya bu... nanti hujan reda saya akan mengantar ibu pulang, ibu berteduh di sini dulu sebentar...." jawab nya dengan lembut dan sopan.... Saat berada di dalam rumah, dia memberikan ku handuk, untuk mengeringkan rambut ku yg basah,

"jika ibu mau ganti baju, ini ada baju kakak saya yg ketinggalan waktu menjenguk ku sebulan yang lalu bu....." dan aku juga tidak nyaman dengan pakaian ku yg basah ini,

Sementara itu hujan masih sangat lebat dan aku mengganti pakaian ku di kamar mandi yg tidak ada kunci pintu nya saat aku melepaskan pakaian suara pintu kamar mandi pun terdengar perlahan,aku tidak curiga karna si 'Enda' sedang duduk di ruang tamu pikir ku, dan aku sibuk melihat tubuh ku di depan kaca, kenapa suami ku sudah jarang meniduri ku sekarang padahal tubuh ku masih sama seperti yg dulu menurut ku,

Setelah mengganti pakaian yg cukup ketat ini aku langsung mendekati si Enda yg sudah membuatkan ku secangkir teh dan kami pun lalu ngobrol menunggu hujan reda,

Awal nya biasa saja, tapi setelah setengah jam kami bercerita, badan ku terasa capek dan aku mau beristirahat sejenak, si 'Enda' pun menyuruh ku beristirahat di kamar kata nya, Tidak enak jika saya tiduran di sofa atau di depan TV, saya lalu masuk ke kamar sedangkan si 'Enda'  lg menonton TV, Aku juga sering merasa hasrat seks ku ini terus menyerang karna suami ku sudah jarang memanjakan tubuh ku di ranjang,

Tak berapa lama aku berbaring, terdengar suara pintu kamar perlahan terbuka, Aku pun langsung mengubah posisi dari semula agak sedikit ngangkang menjadi rapat.... Ku dengar suara langkah nya mendekati ku,



"Bu novi....?" Suara nya berbisik, aku diam saja, Ku pejamkan mata ku makin erat,

Setelah beberapa saat lengang, tiba-tiba aku tercekat ketika merasakan sesuatu di paha ku, Ku intip melalui sudut mata ku, ternyata si Enda sudah berdiri di samping ranjang ku, dan mata nya sedang tertuju menatap tubuh ku, tangan nya memegang bagian bawah celana pendek ku, aku lupa kalau aku sedang mengenakan baju kaos yg tipis dan ketat, Hati ku menjadi berdebar-debar tak karuan, aku terus berpura-pura tertidur.....

"Bu novi......?" Suara si Enda terdengar keras, ku kira dia ingin memastikan apakah tidur ku benar-benar nyeyak atau tidak,

Aku memutuskan untuk pura-pura tidur, aKu rasakan celana yg ku kenakan perlahan turun.... Lalu ku rasakan si 'Enda' mengelus bibir ku, jantung ku berdebar, aku mencoba tetap tenang agar anak nakal itu tidak curiga,

AKu rasakan lagi tangan itu mengelus-elus ketiak ku, karena tangan ku masuk ke bawah bantal  ketiak ku terlihat, Ku intip lagi wajah pemuda itu dekat sekali dengan wajah ku, tapi aku yakin ia belum tahu kalau aku pura-pura tertidur, ku atur napas dengan pelan, Lalu ku rasakan tangan nya merabai   leher ku dengan lembut, bulu kuduk ku merinding, aku mencoba bertahan,

Aku ingin tahu apa yg ingin di lakukan nya pada tubuh ku,  Tak lama kemudian aku merasakan tangan nya mulai perlahan masuk ke dlm baju dan meraba buah dada ku yg masih agak sedikit lembab,

Mula-mula ia cuma mengelus-elus, aku tetap diam sambil menikmati elusan nya, lalu aku merasakan buah dada ku mulai di remas-remas, Aku merasakan seperti ada sesuatu yg sedang bergejolak di dalam tubuh ku, jujur aku sudah lama merindukan sentuhan laki-laki dan kekasaran batang kejantanan seorang pria, Aku memutuskan untuk tetap diam sampai saat nya tiba,

Sekarang tangan si 'Enda' sedang berusaha membuka kancing BH-ku dari depan, tak lama kemudian ku rasakan tangan dingin bocah itu meremas dan memijat puting susu ku,

Aku ingin merintih nikmat tapi nanti bisa membuat nya takut, jadi ku rasakan remasan nya dalam diam, AKu rasakan tangan nya gemetar saat memencet puting susu ku, Aku lirik pelan, ku lihat enda  mendekatkan wajah nya ke arah dada ku, Lalu ia menjilat-jilat puting susu ku, tubuh ku ingin menggeliat merasakan kenikmatan isapan bibir nya,

Aku terus bertahan, Ku lirik puting susu ku yg berwarna merah tua sudah mengkilat oleh air liur nya, mulut nya terus menyedot puting susu ku di sertai gigitan-gigitan kecil, Perasaan ku campur aduk tidak karuan, enak sekali, Tangan kanan si 'Enda'   mulai menelusuri daerah pangkal paha ku,

Lalu ku rasakan jari nya merabai bibir  vagina ku yg masih tertutup CD, Aku tak tahu apakah vagina ku sudah basah apa belum, Yg jelas jari-jari 'Enda' menekan-nekan lubang vagina ku dari luar CD, lalu ku rasakan tangan nya menyusup masuk ke dalam CD-ku,

Jantung ku berdetak keras sekali, ku rasakan kenikmatan menjalari tubuh ku, Jari-jari 'Enda' mencoba memasuki lubang vagina ku, lalu ku rasakan jari nya masuk ke dalam, wah nikmat sekali.....

Aku harus segera  mengakhiri Sandiwara ku, Aku sudah tak tahan lagi, dan aku mulai sadar dia mantan murid ku dan ini tidak wajar sekali dan timbul rasa ingin menolak keras dalam hati ku... Aku buka mata ku sambil menyentakkan tubuh ku....

"Enda.....!! apa yg kamu lakukan....?" Aku berusaha bangun duduk, tapi tangan si Enda menekan bahu ku dengan keras;

Tiba-tiba si Enda mecium mulut ku secepat kilat, aku berusaha memberontak dengan mengerahkan seluruh tenaga ku, Tapi endai makin keras menekan bahu ku, Malah sekarang bocah itu menindih tubuh ku, aku kesulitan bernapas di tindih tubuh nya yg besar dan kekar berotot, Ku rasakan mulut nya kembali melumat mulut ku, lidah nya masuk ke dalam mulut ku, tapi aku tetap berpura-pura menolak....

"Bu.., maafkan saya, Sudah lama saya ingin merasakan ini, maafkan saya Bu...?" Enda melepaskan ciuman nya lalu memandang ku dengan pandangan meminta sesuatu......

"ibu ini ini guru mu sama seperti orang tua mu sendiri nak...... Kamu kan bisa begituan dengan pacar mu atau teman-teman cewek mu yg masih muda, Ibu kan sudah tua....." Ujar ku lembut.....

"Tapi saya sudah pengen mau melakukan dengan Bu novi..... Dari dulu  saya sering mengintip paha Ibu yg mulus ini... Saya akan memuaskan Ibu sepuas-puas nya...." jawab enda,

Aku pun hanya terdiam dan muncul rasa tidak percaya, Aku menghela napas panjang, dan pikiran ku sudah tidak karuan aku tidak mau di tiduri oleh bocah nakal ini, akan tetapi tubuh ku tidak tahan pengen jg di jamah oleh nya,

Lalu si Enda kembali  melumat bibir ku dan pelan-pelan pula aku pun terus berusaha menolak nya, tapi semakin aku menolak ciuman nya semakin tajam dan aku pun tak berdaya akhir nya aku meladeni ciuman dan permainan lidah nya, Kedua tangan nya meremas-remas pantat ku,

Untuk membuat nya semakin penasaran, aku minta izin ke kamar mandi, Di dalam kamar mandi, ku buka semua pakaian yg ada di tubuh ku, Aku pandangi badan ku di cermin lagi, Benarkah bocah seperti si Enda ini akan terangsang melihat tubuh ku ini....?? Terserahlah yg penting hari ini  aku ingin merasakan bagaimana sih rasa nya bercinta dengan remaja yg masih bau kencur ini,

Keluar dari kamar mandi, si "Enda" pun berada di luar kamar dan sudah melepaskan pakaian nya yg hanya menyisakan pakaian dalam nya saja, Mata nya terbeliak melihat tubuh sintal ku yg tidak berpenutup sehelai benang pun.......

"Tubuh Ibu bagus... " dia memuji sembari mengecup putting susu ku yg sudah mengeras sedari tadi,

Tubuh ku di sandarkan nya di tembok tepat di samping TV, lalu dia mencumbu lembut sekujur tubuh ku, mulai dari pipi, kedua telinga, leher, hingga ke dada ku, Sepasang payudara montok ku habis di remas-remas dan di ciumi, Puting ku setengah di gigit-gigit, di gelitik-gelitik dengan ujung lidah, juga di kenyot-kenyot dengan sangat bernafsu,

"Aku milik ibu hari ini...," desis nya.....

"Badan Ibu enggak banyak berubah di bandingkan waktu dulu....." Kata nya sambil terus melumat puting susu ku dengan penuh nafsu,

Dengan bergegas ku lepaskan celana dalam nya, dia lalu mencium ku penuh nafsu sambil terus berjalan memasuki kamar, dia lalu duduk di pinggir ranjang dengan kedua kaki mengangkang, sementara aku berlutut meraih batang penis nya, dan kami sama-sama bugil, Agak lama aku mencumbu batang kemaluan nya,

"bu aku mauuu......" dia meminta dengan sedikit gugup....

"Masukin aja..... " jawab ku sambil mencium nya.....

"Kamu sudah enggak kuat nahan kan sebenar nya ya  nda....?" Balas ku sambil mencubit perut nya, 'Enda'  tersenyum lalu menarik tubuh ku, Kami berpelukan, berciuman rapat sekali, berguling-guling di atas ranjang, Ternyata Enda pintar sekali bercumbu, Birahi ku naik semakin tinggi dalam waktu yg sangat singkat, Terasa vagina ku semakin berdenyut-denyut, lendir meky  ku kian membanjir, tidak sabar menanti terobosan batang kemaluan si Enda yg besar,

Dia tidak segera memasukkan batang penis nya, melainkan terus menciumi sekujur tubuh ku, Terakhir dia membalikkan tubuh ku hingga menelungkup, lalu di ciumi nya kedua paha ku bagian belakang, naik ke bongkahan pantat ku, terus naik lagi hingga ke tengkuk, Birahi ku menggelegak-gelegak, 'Enda' menyelipkan tangan kanan nya ke bawah tubuh ku,

Tubuh kami berimpitan dengan posisi aku membelakangi Enda, lalu di remas-remas nya buah dada ku,  Lidah nya terus menjilat-jilat tengkuk, telinga, dan sesekali pipi ku,  Sementara itu tangan kanan nya mengusap-usap vagina ku dari belakang, Terasa jari tengah nya menyusup lembut ke dalam liang vagina ku yg basah merekah,

"Vagina Ibu gede lobang nya, tebel, sama seperti apa yg selalu aku pikirkan dulu, pasti enak 'bercinta' sama Ibu...," dia berbisik persis di telinga ku, Suara nya sudah sangat parau, pertanda birahi nya pun sama tinggi nafsu nya dengan ku saat ini,

Aku tidak bisa bereaksi apapun lagi, Ku biarkan saja apapun yg di lakukan enda, hingga terasa tangan kiri nya bergerak mengangkat sebelah paha ku, Mata ku terpejam rapat, seakan tak dapat lagi membuka, Terasa nafas 'Enda' semakin memburu, sementara ujung lidah nya menggelitiki lubang telinga ku,

Tangan kiri nya menggenggam dan meremas gemas buah dada ku, sementara yg kanan mengangkat sebelah paha ku semakin tinggi......  Lalu..., terasa sebuah benda tumpul menyeruak masuk ke liang vagina ku dari arah belakang, Oh, tuhan... dia telah memasukkan rudal nya...!!!

Aku hanya  hanya menggigit bibir kuat-kuat, Ku nikmati inci demi inci batang kemaluan Enda memasuki membelah liang vagina ku, Terasa penuh & nikmat luar biasa, Tubuh ku langsung menggerinjal-gerinjal, sementara Enda mulai memaju mundurkan tongkat sakti nya itu, Mulut ku mulai merintih-rintih nikmat tak terkendali.....

"nndaa, kontolll mu uenaaak ughh......!!!," kata ku setengah menjerit, 'Enda' tidak menjawab, melainkan terus memaju mundurkan rudal nya, Gerakan nya cepat dan kuat, bahkan cenderung kasar, Tentu saja aku semakin menjerit-jerit di buat nya, Batang penis nya yang besar itu seperti hendak membongkar liang vagina ku sampai ke dasar,

"Oohh..., Duuh.... toloongggg.., enddaaaa....!!!"

Enda malah semakin bersemangat mendengar jerit dan rintihan ku, Aku bergoyang semakin erotis.....

"Aahh, enda..., oohh, aarrghh..., ennda..., oohh...!!!"

Enda terus menggecak-gecak, Tenaga nya kuat sekali, apalagi dengan batang penis yg luar biasa keras dan kaku. Walaupun kami bersetubuh dengan posisi menyamping, nampak nya enda sama sekali tidak kesulitan menyodokkan batang kemaluan nya pada vagina ku, Orgasme ku cepat sekali terasa akan meledak....

"Ibu mau keluarrr....!! Ibu mau keluaaarrr..!!" Aku menjerit-jerit......

"Yah, yah, yah, aku juga, aku juga...! Enak banget 'bercinta' sama Ibu....!" Enda trus menyodok-nyodok semakin kencang......

"Terus sayang, nndaa... ouhhh...!!!... Yah, ooohhh, yahh, ugghh...!!!"

"Teruuss..., arrgghh..., sshh..., ohh..., sodok terus penis muuu untuk ibu itu...!"

"Oh, ah, uuugghhh... " Enaaakkkk..., penis kamu enakkk, penis kamu nddaa, yahhh entotinnn.... teruuusss..."

Pada detik-detik terakhir, tangan kananku meraih pantat Enda, ku remas bongkahan pantat nya, sementara paha kanan ku mengangkat lurus tinggi-tinggi, Terasa vagina ku berdenyut-denyut kencang sekali, uh... Aku orgasme....!!

Sesaat aku seperti melayang, tidak ingat apa-apa kecuali nikmat yg tidak terkatakan. Mungkin sudah ada lima tahun aku tak merasakan kenikmatan di entot laki2 seperti ini, si 'Enda' pun mengecup-ngecup pipi serta daun telinga ku, Sejenak dia membiarkan aku mengatur nafas, sebelum kemudian dia meminta ku menungging, Aku baru sadar bahwa ternyata dia belum mencapai orgasme,

Ku turuti permintaan si Enda,  Dengan agak lunglai akibat orgasme yg luar biasa, ku atur posisi tubuh ku hingga menungging, enda mengikuti gerakan ku, batang kemaluan nya yg besar dan panjang itu tetap menancap dalam vagina ku, Lalu perlahan terasa dia mulai mengayun pinggul nya,

Ternyata cara dia luar biasa sabar saat mengentot itel ku, Dia memaju mundurkan gerak pinggul nya satu-dua secara teratur, seakan-akan kami baru saja memulai permainan, padahal tentu perjalanan birahi nya sudah cukup tinggi tadi, Aku menikmati gerakan maju-mundur penis enda dengan diam,

Kepala ku tertunduk, ku atur kembali nafas ku, Tidak berapa lama vagina ku mulai terasa enak kembali, Ku angkat kepala ku, menoleh ke belakang, 'Enda' segera menunduk, di kecup nya pipi ku.......

"Enda... Kamu hebat banget... Ibu kira tadi kamu sudah hampir keluar lho...." kata ku terus terang.....

"Emang nya Ibu suka kalau aku cepet muncrat ya....?" Ucap nya lembut di telinga ku, Aku tersenyum, ku palingkan muka ku lebih ke belakang. enda mengerti, di cium nya bibir ku, Lalu dia menggenjot lebih cepat, Dia seperti mengetahui bahwa aku mulai keenakan lagi,

Mulai ku goyang-goyang pinggul ku perlahan, ke kiri dan ke kanan, Enda melenguh, Di remas nya kedua bongkah pantat ku, lalu gerakan nya jadi lebih kuat dan cepat, Batang kemaluan nya yg luar biasa keras menghunjam-hunjam vagina ku, Aku mulai mengerang-erang lagi.......

"Oorrgghh..., aahh..., ennaak...,

"Kontoll mu uenak bangeett... nda...!!" ku maju-mundurkan berlawanan dengan gerakan nya, Pemuda itu mulai mengerang-erang pertanda dia pun segera akan orgasme, Tiba-tiba enda menyuruh ku berbalik, Di cabut nya penis nya dari lobang kemaluan ku,

Aku berbalik cepat, Lalu ku kangkangkan kedua kaki ku dengan setengah mengangkat nya, enda langsung menyodokkan kedua dengkul nya hingga merapat pada paha ku, Kedua kaki ku menekuk mengangkang, Enda memegang kedua kaki ku di bawah lutut, lalu batang penis nya yg keras menghunjam mulut vagina ku yg menganga.......

"Aarrgghhh...!!!" aku menjerit...." Aku hampir keluarrrr Aaahhh....!" Enda bergumam. Gerakan nya langsung cepat dan kuat, Aku tidak bisa bergoyang dalam posisi seperti itu, maka aku pasrah saja, menikmati gecakan-gecakan keras batang kemaluan enda, Kedua tangan ku mencengkeram sprei kuat-kuat.......

"Terus, Sayang..., entot yg kuuaatt teruuusss Aagghh...!" desah ku.....

"Ooohhh, enak sekali..., aku suka  sekali sama pepek ibu..., enak 'bercinta' sama Ibu Aahgghh...!"  Erang enda,

"Ibu juga, Ibu juga, vagina Ibu keenakaan di entottt kammuuu ughhhh...!" Balas ku,

"Aku sudah hampir keluar Buu..., vagina Ibu enak bangeet aaughhh... "

"Ibu juga mau keluar lagi, tahan dulu bentarrr uh....!! Teruss..., yaah, aku juga mau keluarr...!"

"Ah, oh, uughhh, aku enggak tahan, aku enggak tahan, aku mau keluaaarrrrr...!"

"Yaahh teruuss, sodok teruss oughhhhh....!!! Ibu enakkkkk, Ibu enakkk, ndaa..., Aku mau keluarrr, aku mau keluarrr.......

"Vagina ku keenakan, aku keenakan 'bercinta' sama kamu..., yaahh..., teruss..., aarrgghh..., ssshhh..., uughhh..., aarrrghh.....!!!"

Tubuh ku mengejang sesaat sementara otot vagina ku terasa berdenyut-denyut kencang, Aku menjerit panjang, tak kuasa menahan nikmat nya orgasme, Pada saat bersamaan, 'Enda' menekan kuat-kuat, menghunjamkan batang kemaluan nya dalam-dalam di liang vagina ku......

"Oouukkgghhh...!!!"
Dia pun menjerit, sementara itu terasa kemaluan nya menyembur-nyemburkan cairan mani di dalam vagina ku, Nikmat nya tak terkatakan, indah sekali mencapai orgasme dalam waktu persis bersamaan seperti itu, Lalu tubuh kami sama-sama melunglai, tetapi kemaluan kami masih terus bertautan,

'Enda' memeluk tubuh ku mesra sekali, Sejenak kami sama-sama sIbuk mengatur nafas.....

"Enak banget, aku nikmat banget ngentot sama ibu... ibu cantik sih....." bisik Enda beberapa saat kemudian,
 
"Hmmm ouh......." Aku menggeliat manja, Terasa batang kemaluan enda bergerak-gerak di dalam vagina ku,

"Vagina Ibu enak banget, bisa nyedot-nyedot gitu... uh...."
 
"Apalagi penis kamu nih gede, keras bangett ih..."

'Enda' bergerak menciumi aku lagi, Kali ini di angkat nya tangan kanan ku,
Lalu kepala nya menyusup mencium ketiak ku, Aku mengikik kegelian. enda menjilati keringat yg membasahi ketiak ku........ Geli, tapi enak, Apalagi kemudian lidah nya terus menjulur-julur menjilati buah dada ku, 'Enda' lalu menetek seperti bayi, Aku mengikik lagi, Puting ku di hisap, di jilat, di gigit-gigit kecil, AKu jambaki rambut si Enda karena kelakuan nya itu membuat birahi ku mulai menyentak-nyentak naik lagi, Enda mengangkat wajah nya sedikit, tersenyum tipis, lalu berkata........

"Aku enggak puas-puas nya 'bercinta' sama Ibu... Ibu juga suka kan..?"

Aku tersenyum saja, dan itu sudah cukup bagi Enda sebagai jawaban, Alhasil seharian itu kami bersetubuh lagi dan aku pun menghubungi anak ku dan aku pesan kepada nya bahwa aku tidak pulang, aku menginap di rumah teman ku, Anak ku pun tidak curiga..... Setelah break sejenak di sore hari, malam nya si Enda kembali meminta jatah dari ku,

Sedikit nya malam itu ada 4-5 ronde ML  tambahan yg kami mainkan dengan entah berapa kali aku mencapai orgasme, Yg jelas ke esokan pagi nya tubuh ku benar-benar lunglai, lemas tak bertenaga,

Hampir tidak tidur sama sekali malam itu, tapi aku tetap pulang ke rumah kontrakan anak ku meskipun Enda meminta ku untuk menginap lagi,

Setiba nya di rumah rasa nya aku kuyu-loyo sekali, Anak ku mengira aku sakit, padahal aku justru sedang habis ber- happy, sehabis bersetubuh sehari semalam dengan bekas murid ku itu yg membuat aku tak berdaya........

Comments

Popular posts from this blog

TEMAN KU DAN PACAR NYA

TERJEBAK DUNIA MALAM